PT. Sanshiro Harapan Makmur

Ruko Caringin No. 5, Jl. Mayjend HE. Sukma Km.17, Caringin - Bogor,16740. (0251) 8224 105 (0251) 8224 018 info@sanshiro.co.id

Interpreter adalah Profesi Menjanjikan

1

Banyak orang yang mengira interpreter sama dengan penerjemah. Memang, keduanya memiliki peran besar untuk menjembatani komunikasi dua orang pembicara yang menggunakan dua bahasa berbeda.Dalam Seminar dan Workshop Profesi Interpreter, Dosen Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Rasus Budhyono berpendapat, kebutuhan akan interpreter bersifat segera. Sedangkan kebutuhan penerjemah tidak. “Interpreting itu bersifat immediately (segera). Sifatnya berbeda dengan translation (penerjemahan) yang sifatnya tidak segera,” ujar Rasus, seperti disitat dari situs Unpad, Rabu (21/5/2014).Dia menyebut, seorang interpreter harus memiliki karakter segera, cepat, dan menguasai bahasa. Selain itu, interpreter juga selalu bekerja di bawah tekanan waktu dan memiliki kesempatan sedikit untuk mengoreksi atau merevisi pembicaraan.”Interpreter biasanya digunakan pada kegiatan seminar, presentasi, konferensi, atau pengadilan yang terdapat komunikasi bilingual. Interpreter juga digunakan untuk komunikasi bilingual menyangkut urusan bisnis, diplomasi, liasion organizer, pengadilan, hingga pendidikan,” tuturnya.Pendapat berbeda diungkapkan Staf Khusus Kepresidenan yang juga sebagai interpreter Presiden RI, Andre Omer Siregar. Dia menyatakan, interpreter memegang peranan penting untuk perkembangan negara dalam soal diplomasi.”Interpreter dalam komunikasi kepala negara berperan besar untuk menjembatani pemikiran satu atau antarkepala negara dalam pertemuan-pertemuan internasional. Ia berperan menyampaikan ide-ide pemimpin negara yang kelak akan berpengaruh ke negaranya,” kata Andre.Meski tidak mudah, Andre menyatakan, interpreter adalah pekerjaan yang paling menggiurkan. Apalagi pada 2014 Indonesia akan menggelar sekira 90 acara bertaraf internasional. Sehingga, kebutuhan untuk seorang penerjemah atau interpreter semakin meningkat.Hal senada juga disampaikan Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Susi Septaviana R. Dia menilai, banyak keuntungan yang didapat oleh seorang interpreter ketika melakukan pekerjaannya. Selain berpenghasilan tinggi, interpreter juga bekesempatan mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi.”Oleh karena itu, untuk menjadi interpreter harus memahami faktor-faktor kesulitan mereka, seperti kemampuan multitasking, manajemen waktu, penguatan konsentrasi dan ingatan, perluas pengetahuan, interpersonal skill, vocal power, dan aspek psikologis. Tidak ada sekolah interpreter di Indonesia, kamu harus punya passion dan berlatih sendiri untuk menjadi interpreter,” ungkap Susi.